Lanjutan dari pembahasan sebelumnya tentang Drupal berikut langkah-langkah untuk membuat database pada drupal :
1. Buka phpMyAdmin, pada task bar klik bagian WampServer – phpMyAdmin atau klik http://localhost/phpmyadmin/ pada browser sehingga tampak seperti gambar berikut:

Gambar 1. Halaman awal phpMyAdmin.
2. Pada saat instalasi awal, user “root” pada MySQL tidak Memiliki password. Oleh sebab itu akan kita beri password. Klik bagian Privileges, sehingga tampak seperti gambar berikut:

Gambar 2. Privileges - User overview.
3. Klik pada Edit Privileges dan geser ke bawah sampai menemukan Change Password. Masukkan password di bagian Password dan Re-Type, misalnya Drupal123” dan klik Go.

Gambar 3. Halaman untuk Ganti Password.
4. Setelah browser anda Refresh (F5) maka phpMyAdmin akan error karena password pada phpMyAdmin belum disesuaikan. Untuk itu buka file konfigurasi phpMyAdmin C:\wampphpmyadminconfig.inc.php.
Edit baris sekitar 71-73 menjadi:
$cfg['Servers'][$i]['auth_type'] = ‘config’;
$cfg['Servers'][$i]['user'] = ‘root’;
$cfg['Servers'][$i]['password'] = ‘Drupal123′;
5. Refresh (F5) kembali browser anda. Dan pada bagian Create New Database, masukkan database= drupal-test dan Collation= Collation. Seperti gambar berikut ini:

Gambar 4. Halaman untuk membuat Database.
6. Jika berhasil maka muncul pesan: “Database drupal-test has been created” seperti gambar berikut:

Gambar 5. Berhasil membuat Database drupal-test.
7. Selesai
Mungkin anda bertanya “Mengapa Drupal tidak secara otomatis membuat database saat instalasi?” Sebenarnya pada Drupal versi sebelum 5.x, bukan saja pembuatan database harus manual tetapi pembuatan table juga harus manual. Pada Drupal 5.x ini, proses pembuatan table sudah otomatis hanya saja pembuatan database yang masih manual. Semoga di versi mendatang akan ada perbaikan lagi untuk masalah instalasi ini untuk orang yang awam IT.
Proses pembuatan database secara manual ini kadang-kadang menyebabkan pengguna awam takut memakai Drupal. Tetapi ada segi positifnya juga, yaitu anda belajar bagaimana cara membuat database khususnya dengan phpMyAdmin. Kemampuan mengakses database ini sangat berguna terutama jika anda melakukan migrasi dari CMS lain ataupun website buatan anda sendiri. Kiranya hal ini tidak menjadi kendala bagi anda lagi karena sudah dijelaskan secara detail bagaimana cara membuat database melalui phpMyAdmin. Selain itu dapat juga menggunakan program lain seperti SQLyog ( www.webyog.com ), SQLiteManager, Webmin atau langsung melalui console MySQL.
Instalasi Drupal
Langkah-langkah instalasi drupal adalah sebagai berikut :
1. Download Drupal dari http://drupal.org/download
2. Extract ke folder C:\wamp\www\drupal-test\ sehingga tampak sebagai berikut:
C:\wamp\www\drupal-test\includes\
C:\wamp\www\drupal-test\misc\
C:\wamp\www\drupal-test\modules\
C:\wamp\www\drupal-test\index.php
dan seterusnya.
3. Dari browser ketik http://www.drupal-test.coba sehingga tampak halaman awal instalasi sebagai berikut:

Gambar 6. Instalasi awal Drupal.
4. Masukkan informasi sebagai berikut:
a. Database type: MySQL.
b. Database name: drupal-test.
c. Database username: root.
d. Database password: Drupal123
Untuk bagian password jangan lupa perhatikan huruf besar dan kecil karena sangat berpengaruh.
5. Abaikan bagian Advanced options karena hanya diperlukan jika anda menginstal Drupal dengan cara khusus berikut ini:
a. Drupal tidak diinstal pada localhost.
b. MySQL diinstall bukan pada port standar MySQL.
c. Anda menggunakan 1 buah Database yang sama untuk menginstal beberapa website Drupal atau menggunakan Database yang sama untuk Drupal dan keperluan lainnya, misalnya Database Percobaan dipakai untuk Drupal dan Joomla secara bersamaan. Jika demikian maka masukkan prefix table agar mudah mengenali tabel Drupal dan menghindari error jika nama table ada yang sama.

Gambar 7. Advanced options Drupal.
6. Klik Save configuration.
7. Jika tidak ada error maka proses instalasi selesai dan muncul halaman berikut:

Gambar 8. Instalasi Drupal selesai.
8. Selesai
Menjalankan Drupal Pertama Kali
Setelah anda menginstal Drupal Seperti yang ditunjukkan pada langkah-langkah di atas maka kita sudah siap untuk mulai mengatur website kita pertama kali. Ada 2 hal yang harus anda lakukan agar website anda dapat mulai beroperasi:
1. Membuat user account untuk Administrator Drupal. Biasanya user account ini bernama: admin.
2. Membuat 1 buah konten. Biasanya berisi ucapan Selamat Datang.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. klik pada “your new site” atau buka http://www.drupal-test.coba/ sehingga muncul halaman berikut:

Gambar 9. Halaman awal setelah instalasi Drupal selesai.
2. Klik “create the first account” atau http://www.drupal-test.coba/?q=user/register. Masukkan username=admin dan password=admin@drupal-test.coba kemudian klik “Create new account”.

Gambar 10. Membuat account Administrator Drupal.
3. Muncul error berikut: “warning: mail() [ function.mail ]: SMTP server response: 530 POP authenticate before sending emails. in C:\wamp\www\drupal-test\includes\common.inc online 1970.”, abaikan saja karena memang kita tidak menginstal SMTP pada domain drupal-test.coba yang kita buat pada localhost.

Gambar 11. Sukses membuat account Administrator Drupal.
4. Perhatikan di halaman tersebut disebutkan bahwa account “admin” berhasil dibuat dengan password “x6brNFqaYq”. Namun di halaman tersebut juga ditampilkan isian untuk mengubah password yang diberikan oleh Drupal. Misalnya kita ingin mengubah password tersebut menjadi ‘Admin123” maka masukkan “Admin123” pada bagian Password dan Confirm password kemudian klik Submit. Hasilnya:

Gambar 12. Sukses mengganti password Administrator Drupal.
5. Tinggal 1 langkah lagi, yaitu membuat sebuah konten. Klik pada bagian “Create account” di menu admin Drupal (sebelah kiri website) atau http://www.drupal-test.coba/?q=node/add sehingga muncul pilihan untuk membuat konten baru: page atau story sebagai berikut:

Gambar 13. Pilih Page untuk membuat konten pertama Drupal.
6. Misalnya kita ingin membuat konten dengan tipe Page, maka Klik pada link Page atau http://www.drupal-test.coba/?q=nodeadd/page.
Page vs Story
Pengguna Drupal seringkali bingung mengenai perbedaan antara Page dan Story ini. Secara teknis benar-benar tidak ada perbedaan antara konten dengan tipe Page dan Story. Kedua tipe ini hanyalah dimaksudkan untuk membedakan isi kontennya saja. Page umumnya dipakai untuk halaman informasi semacam berita sedangkan Story dipakai untuk halaman yang berisi cerita. Kedua tipe ini ada secara default hanya untuk menunjukkan bahwa Drupal mampu membuat konten tipe yang berbeda. Anda juga bisa membuat konten tipe baru dengan nama Produk untuk menempatkan semua produk anda di konten tipe ini. Inilah salah satu keunggulan Drupal
7. Isi bagian Title dan Body. Bagian “Log message” dipakai untuk mencatat perubahan yang anda lakukan jika anda mengedit sebuah konten, sehingga hal ini akan memudahkan control anda terhadap berbagai versi dokumen (versioning) mengenali perubahan apa yang dilakukan terutama jika yang mengedit dokumen ini lebih dari 1 orang (anda dapat juga membatasi agar konten tipe tertentu hanya dapat diubah oleh group tertentu saja).

Gambar 14. Membuat Page baru.
8. PENTING! Klik “Publishing options” dan caentang/tandai (checked) bagian “Promoted to front page” kemudian klik Submit. Sekali lagi bagian “Promoted to front page” harus anda ceklist.

Gambar 15. Setting untuk publikasi konten Drupal.
9. Klik logout untuk melihat website Drupal anda yang pertama.

Gambar 16. Halaman pertama Drupal.
10. Selesai. Website baru anda bahkan sudah dilengkapi dengan RSS Link sehingga konten pada website anda dapat dimunculkan di website lain!
Instalasi Drupal Pada Web Hosting
Sebagai bukti bahwa Drupal adalah salah satu CMS yang popular maka instalasi Drupal sudah tersedia di CPanel. CPanel mempunyai bagian yang disebut Fantastico yang bertujuan untuk memudahkan instalasi aplikasi tertentu pada CPanel.
Langkah-langkah untuk instalasi Drupal dengan CPanel sangat mudah sekali berkat adanya Fantastico ini, yaitu:
1. Login ke CPanel, misalnya www.drupal-id.com/cpanel
2. Klik Fantastico seperti gambar berikut:

Gambar 17. CPanel – Fantastico.
3. Klik pada Drupal. Selanjutnya tinggal masukkan nama account untuk Admnistrator dan Password-nya saja. Secara otomatis Fantastico membuat database untuk Drupal.
Instalasi Drupal Dengan Fasilitas FTP Maupun File manager
Untuk instalasi Drupal dengan FTP maupun File Manager CPanel prosesnya sama seperti instalasi pada lokal PC. Hanya saja file diextract di folder public_html/ sehingga menjadi:
public_html\includes\
public_html \misc\
public_html \modules\
public_html \index.php
dan seterusnya. Bisa juga Drupal diinstall pada sub folder.
Demikian sekilas mengenai Drupal, lakukan instalasi drupal tahap demi tahap dan perlahan supaya anda lebih paham. Selamat Mencoba